# Menyediakan Aneka Kain Ikat Khas Kota Jepara Mulai Dari Tenun Baron, Tenun Troso, Tenun Blanket, Tenun Lurik Dan Masih Banyak Lagi # Jaminan Bahan Dasar Tenun berkualitas Premium, Elegant Namun tetap memiliki harga yang terjangkau.
Beranda » Artikel Terbaru » Inilah 3 Fungsi Kain Tenun Ikat Dalam Kehidupan Masyarakat Indonesia

Inilah 3 Fungsi Kain Tenun Ikat Dalam Kehidupan Masyarakat Indonesia

Diposting pada 29 April 2018 oleh Marcute | Dilihat: 2.767 kali

Inilah 3 Fungsi Kain Tenun Ikat Dalam Kehidupan Masyarakat Indonesia

Fungsi Kain Tenun – Kain tenun sebagai salah satu wastra nusantara mempunyai banyak fungsi dan manfaat dalam masyarakat. Kain tenun sejak dulu digunakan oleh masyarakat dalam berbagai kegiatan baik kegiatan sehari-hari maupun kegiatan yang berhubungan dengan adat istiadat. Jika berbicara mengenai manfaat dan fungsi dari kain tenun dimasyarakat, tentu kita harus melihat dari berbagai sisi. Pada dasarnya kain tenun digunakan oleh masyarakat sebagai pakaian untuk menutup tubuh. Tetapi fungsi ini berkembang seiring dengan perkembangan kebudayaan dan teknologi.

Pada zaman prasejarah pun, fungsi kain tenun sudah mengalami berbagai perubahan seiring dengan perubahan zaman. Pada mula nya kain tenun hanya digunakan sebagai penutup tubuh, tetapi lama kelamaan fungsinya meningkat, misalnya kain tenun juga digunakan sebagai pakaian ketika perang. Hal ini dapat dilihat dari beberapa benda-benda prasejarah yang ditemukan dibeberapa tempat di Indonesia.

Karena kain tenun ikat sangat dekat dengan kebudayaan, tentu saja fungsi nya akan sangat berkaitan dengan berbagai aktivitas kebudayaan seperti adat istiadat. Tetapi jika membicarakan adat istiadat di Indonesia, maka kita akan menemukan banyak sekali adat istiadat. Karena banyaknya wilayah di Indonesia maka beragam pula adat istiadatnya. Hal ini juga terjadi pada fungsi dan manfaat kain tenun. Lalu apa saja fungsi dan manfaat dari kain tenun yang ada diberbagai wilayah di Indonesia? Artikel ini akan mengungkap berbagai fungsi dan manfaat kain tenun di berbagai wilayah di Indonesia.

Manfaat fungsi kain tenun

Manfaat fungsi kain tenun

Jika kita berbicara tentang fungsi kain tenun, ada tiga hal yang dapat kita temukan yaitu fungsi kain tenun dalam kehidupan sehari-hari, fungsi kain tenun dalam kehidupan sosial dan budaya, serta fungsi kain tenun dalam perekonomian.

Berikut ini adalah beberapa fungsi dan manfaat pada kain tenun tradisional Indonesia : 

1. Fungsi Keseharian

Sejak mengenal peradaban manusia menggunakan kain tenun sebagai pakaian yang dikenakan untuk menutup tubuhnya. Kain tenun pada zaman dahulu berbentuk sarung atau selendang yang dikenakan sendiri maupun secara bersamaan. Pada zaman dahulu kain tenun hanya digunakan oleh kalangan tua atau kalangan bangsawan tertentu karena kain tenun adalah sebagai salah satu penunjuk status sosial. Dahulu kain tenun sudah menjadi barang yang eksklusif yang hanya dimiliki oleh golongan bangsawan atau raja. Pada saat itu kain tenun hanya digunakan untuk acara-acara tertentu saja seperti upacara adat dan acara menyambut tamu kehormatan. Tetapi kini fungsi tersebut berkembang, sekarang ini sudah banyak masyarakat yang menggunakan kain tenun dalam berbagai aktivitas keseharian, misalnya untuk menghadiri acara formal, untuk sembahyang, bahkan seragam kantor. Tak hanya sebagai pakaian, sekarang ini kain tenun pun sudah kian dikembangkan menjadi hiasan seperti kipas, tas, hingga dekorasi untuk rumah.

2. Fungsi Sosial Budaya

Dalam sehelai kain tenun terdapat kekayaan warisan budaya yang mencerminkan kehidupan masyarakat Indonesia. Nilai yang terkandung pada kain tenun meliputi adat istiadat, kebudayaan dan kebiasaan (Cultural Habit) yang merefleksikan jati diri masyarakat Indonesia. Ragam hias yang terdapat dalam sehelai kain tenun biasanya mencerminkan hubungan manusia baik secara vertikal maupun horisontal.

Berikut ini adalah beberapa fungsi kain tenun di berbagai daerah di Indonesia:

  • Di Minangkabau dan Palembang, kain tenun atau kain songket umumnya digunakan pada acara adat seperti perkawinan, batagak gala (melantik penghulu), dan penyambutan tamu-tamu penting. Dalam motif dan coraknya mengandung nilai budaya sepertu keindahan, ketekunan, ketelitian dan kesabaran. Pemakai kain tenun diharapkan akan mempunyai sifat-sifat baik sepeti yang tertuang dalam kain tenun yang dikenakan.
  • Kain Ulos dari Sumatera Utara mempunyai makna filosofi yang tinggi. Kain Ulos sering digunakan sebagai hadiah yang diberikan dalam berbagai upacara adat. Kain Ulos tidak boleh diberikan secara sembarangan. Ada ketentuan adat yang harus dipatuhi, misalnya Ulos tidak boleh diberikan oleh orang yang kedudukannya lebih rendah kepada orang yang kedudukannya lebih tinggi. Kain ulos dibedakan menjadi tiga jenis yang masing-masing mempunyai fungsi dan makna yang berbeda-beda. Ulos Ragidup misalnya, merupakan Ulos yang melambangkan kehidupan. Ulos ini biasanya hantaran atau hadiah yang diberikan pada saat upcara pernikahan. Ulos ini biasanya diberikan oleh orang tua mempelai wanita kepada ibu mempelai pria. Ulos Ragihotang biasanya digunakan untuk mengkafani jenazah. Sementara Ulos Sibolang merupakan pemberian untuk menghargai jasa seseorang.
  • Tenun Endek dan Gringsing dari Bali dipercaya dapat berfungsi sebagai penolak bala dan penangkah wabah penyakit dan kematian, selain digunakan sebagai pakaian dan hiasan. Kain Endek juga sering digunakan dalam berbagai upacara adat dan keagamaan. Sekarang ini banyak masyarakat yang memberikan kain Endek sebagai cinderamata kepada teman atau tetangga untuk mempererat hubungan diantaranya.
  • Tenun Ikat Sumba dari Nusa Tenggara Timur tidak hanya digunakan sebagai busana untuk kegiatan upacara adat, kain tenun ini juga digunakan sebagai mahar mas kawin atau yang lebih dikenal dengan istilah Belis. Selain itu kain tenun juga digunakan sebagai alat untuk membayar denda apabila seseorang melakukan pelanggaran adat. Tujuan dari pembayaran denda adalah untuk mengembalikan keseimbangan sosial di masyarakat.

3. Fungsi Ekonomi

Selain berfungsi sebagai pakaian dan digunakan dalam upcara adat dan keagaaman, ternyata kain tenun juga mempunyai fungsi ekonomi. Sejak dulu, sebenarnya kain tenun sudah dipakai sebagai alat tukar atau barter oleh nenek moyang kita. Keindahan kain tenun membuat kain ini mempunyai nilai jual yang tinggi dimasyarakat.

Kain tenun tak hanya berfungsi sebagai alat tukar tetapi juga mampu meningkatkan perekonomian dan taraf hidup pengrajin tenun. Karena harga jual kain tenun yang cukup mahal maka potensi usaha kain tenun sangat baik untuk meningkatkan kesejahteraan pada pengrajinnya.

Sekarang ini kain tenun sudah menjadi bagian dari produk fashion Indonesia. banyak designer kenamaan Indonesia yang tertarik untuk menggunakan kain tenun sebagai produk fashion mereka. Tak hanya itu beberapa dari mereka membuat suatu wadah yang berisi para penenun dari suatu daerah yang bertujuan untuk memberdayakan para penenun ini sekaligus melestarikan kain tenun.

Produk fashion dari kain tenun merupakan penyumbang terbesar ekspor produk ekonomi kreatif. Meski sempat terkena imbas krisis global tahun 2009 lalu, pertumbuhan ekspor tenun Indonesia cukup menggembirakan. Bahkan pada tahun 2010 kontribusi produk fashion mencapai 61,13 persen dengan nilai ekspor sebanyak 72 triliun. Tahun 2011 ekspor tenun Indonesia tercatat mencapai US$ 1,3 miliar, meningkat 25% dari tahun 2010. Tenun Indonesia dipasarkan ke beberapa negara. Sekitar 50% produk tenun Indonesia di pasarkan ke 5 (lima) negara tujuan utama yaitu, Turki (15,08%), Uni Emirat Arab (13,02%), Jepang (12,74%), Saudi Arabia (6,72%) dan Malaysia (6,23%).

Selain itu, produk fashion dan aksesoris juga mendominasi dari sisi penyerapan tenaga kerja dan penciptaan lapangan usaha. Karena itu, pengembangan tenun memerlukan kerjasama dari seluruh elemen yang terlibat dalam industri tenun. Perajin, pecinta dan designer tenun memiliki peranan penting agar tenun semakin dikenal dan berkembang di Indonesia maupun di dunia Internasional.

 

 


kata terkait,
fungis tenun ikat sumba, fungsi ekonomi kain tenun, fungsi kain songket, fungsi kain tenun, fungsi kain tenun endek, fungsi kain tenun ulos, fungsi keseharian kain tenun, fungsi sosial budaya kain tenun, fungsi tenun gringsing, jual kain tenun jepara, manfaat kain tenun, tenun ikat jepara, tenun jepara, tenun troso,

Bagikan informasi tentang Inilah 3 Fungsi Kain Tenun Ikat Dalam Kehidupan Masyarakat Indonesia kepada teman atau kerabat Anda.

Inilah 3 Fungsi Kain Tenun Ikat Dalam Kehidupan Masyarakat Indonesia | GriyaTenun.com

Belum ada komentar untuk Inilah 3 Fungsi Kain Tenun Ikat Dalam Kehidupan Masyarakat Indonesia

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
OFF 29%
Pesan Langsung
Kain Tenun Blanket Toraja BLKT002

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 125.000 Rp 175.000
Ready Stock / BLKT002
Rp 125.000 Rp 175.000
Ready Stock / BLKT002
OFF 15%
Pesan Langsung
Kain Tenun Kamen – KM 003

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Tenun Kamen KM 003 Rp 72.000 Rp 85.000
Ready Stock / KM 003
Rp 72.000 Rp 85.000
Ready Stock / KM 003
OFF 17%
Pesan Langsung
Kain Tenun Blanket Halusan – BK 013

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Tnun Blanket Halusan BK 013 Rp 120.000 Rp 145.000
Ready Stock / BK 013
Rp 120.000 Rp 145.000
Ready Stock / BK 013
SIDEBAR