# Menyediakan Aneka Kain Ikat Khas Kota Jepara Mulai Dari Tenun Baron, Tenun Troso, Tenun Blanket, Tenun Lurik Dan Masih Banyak Lagi # Jaminan Bahan Dasar Tenun berkualitas Premium, Elegant Namun tetap memiliki harga yang terjangkau.
Beranda » Artikel Terbaru » Ingin Koleksi Pakaian Tenun Anda Tetap Awet dan Tahan Lama, Lakukan 8 Langkah Mudah Ini!

Ingin Koleksi Pakaian Tenun Anda Tetap Awet dan Tahan Lama, Lakukan 8 Langkah Mudah Ini!

Diposting pada 9 July 2018 oleh Marcute | Dilihat: 108 kali

Ingin Koleksi Pakaian Tenun Anda Tetap Awet dan Tahan Lama, Lakukan 8 Langkah Mudah Ini!

Untuk membuat sebuah kain tenun yang indah, seorang penenun menghabiskan waktu hingga berbulan-bulan. Karena sulitnya pembuatan kain tenun membuat harga sehelai kain tenun sangat fantastis. Tak hanya proses pembuatan yang memakan waktu lama, bahan dasar kain dan benang yang digunakan pun adalah adalah bahan pilihan yang berkualitas tinggi. Terlebih lagi, proses menenun dilakukan dengan menggunakan alat tradisional dan tanpa menggunakan mesin dengan cara menyilangkan benang pakan dan lungsin secara bergantian sehingga membuat pola dan corak tertentu. Bahan pewarna kain yang digunakan pun spesial karena menggunakan bahan alami dari alam sehingga menambah keindahan dan keunikan.

Karena bahan alami yang terdapat dalam kain tenun membuat kain tenun membutuhkan perawatan khusus, baik dalam membersihkan maupun menyimpannya. Banyak pengguna maupun kolektor kain tenun yang masih tidak terlalu paham dengan perawatan yang harus dilakukan terhadap kain tenun yang mereka miliki.

Tips Mencuci Kain tenun

Tips Mencuci Kain tenun

Perawatan terhadap kain tenun sebenarnya tidak terlalu sulit apabila kita mengetahui apa saja yang harus dilakukan. Lalu apa yang harus dilakukan agar kain tenun koleksi anda awet, Anda tentu tidak mau jika kain tenun yang sudah anda beli dengan harga yang lumayan mahal cepat rusak kan?. Ada dua hal penting yang wajib diketahui oleh pengguna maupun kolektor kain tenun. Perawatan kain tenun meliputi pencucian dan penyimpanan kain tenun.

Proses Pencucian Kain Tenun

Banyak orang yang takut mencuci kain tenun karena akan merusak kain. Ada pula orang yang kemudian mencuci kain tenun dengan cara dry clean. Sebenarnya merawat kain tenun agar awet tidaklah terlalu sulit. Kain tenun boleh dicuci, tidak harus ke laundry atupun dryclean. Kita bisa mencuci sendiri kain tenun koleksi kita tanpa takut kain mahal itu akan rusak. Tetapi sebelum mencuci ada baiknya jika kita memperhatikan beberapa hal ini :

  1. Kenali bahan kain tenun
    Merawat kain tenun harus disesuaikan dengan jenis kainnya. Kain tenun yang terbuat dari sutera sebaiknya tidak dicuci dengan tangan, lebih baik jika pencucian dilakukan dengan cara dry clean. Tetapi jika kain tenun terbuat dari katun, anda bisa mencuci sendiri koleksi kain tenun anda. Tetapi harus diperhatikan apapun jenis kain jangan pernah mencuci kain tenun anda dengan mesin cuci, karena akan merusak benang.
  2. Uji kadar kekuatan zat pewarnanya
    Selain jenis kain, ada baiknya sebelum mencuci kita harus tahu kekuatan zat pewarna kain. Untuk mengujinya cukup mudah, masukkan kain ke dalam air jernih lalu goyang-goyangkan kain jika menjadi keruh ini tandanya kain tenun anda rentan luntur. Sebaiknya kain yang rentan luntur tidak terkena air. Lakukan dry cleaning pada jenis kain seperti ini. Tetapi jika air tetap jernih atau tidak terlalu keruh maka anda dapat mencuci kain tenun anda dengan cara biasa.
  3. Hindari Detergen
    Hindari penggunaan detergen saat mencuci kain tenun, gunakan sabun pencuci yang lembut dan ringan seperti sabun silky, sabun bayi ataupun shampo. Atau gunakan sabun khusus untuk mencuci kain tenun seperti leraj yang biasa digunakan pada batik.
  4. Gunakan Air Hangat
    Sebaiknya menggunakan air hangat untuk mencuci kain tenun.
  5. Jangan dikucek
    Selain dilarang mencuci dengan mesin, kain tenun juga tidak boleh dikucek. Cuci kain dengan lembut agar serat benang-benangnya tetap terjaga. Selain itu jangan sekali-kali memeras kain tenun karena akan membuat kain kusut dan merusak anyaman antar benang.
  6. Jika terkena noda lakukan ini
    Apabila kain tenun terkena noda yang sulit hilang walaupun sudah dicuci berulang kali, sebaiknya lakukan perwarnaan lagi pada kain yang terkena noda. Jika kain berwarna agak cerah, berikan warna sedikit gelap agar noda dapat tersamarkan.
  7. Perhatikan Cara Menjemur
    Saat menjemur, keringkan tenun dengan membentangkannya atau digantung dengan hanger yang tebal. Ini dimaksudkan untuk menghindari bekasi lipatan pada tenun. Tenun sebaiknya tidak dijemur di tempat yang terik matahari. Sinar matahari yang langsung mengenai tenun akan membuat warna tenun cepat pudar dan benang cepat rapuh. Seperti halnya menjemur kain batik, sebaiknya kain tenun di jemur di tempat yang teduh dan berangin.
  8. Beri Alas Ketika Menyetrika
    Kain tenun juga dapat disetrika sebelum disimpan. Tak perlu takut untuk menyetrika kain tenun. Kain tenun tidak akan rusak apabila disetrika dengan hati-hati. Tenun sebaiknya disetrika dengan suhu rendah agar tidak merusak kain. Setrika bagian dalamnya saja agar kain tenun tidak cepat pudar, atau jika tetap ingin menyetrika bagian luar, alasi dengan kertas agar setrika tidak bersentuhan langsung dan merusak warna kain. Pengeringan tenun juga dapat dilakukan dengan menggunakan setrika uap atau steamer.

Menyimpan Kain Tenun

Selain mencuci, hal yang harus diperhatikan agar kain tenun koleksi anda tetap terjaga keawetannya adalah menyimpan. Menyimpan tenun pun tidak dapat dilakukan dengan cara biasa. Kain tenun tidak boleh disimpan dengan cara dilipat, karena bekas lipatan dapat meninggalkan bekas yang permanen dan merusak ikatan kain (benang emas yang ada pada tenun dapat putus). Jika kain tenun masih berupa kain atau sarung sebaiknya disimpan dengan cara digulung agar motifnya tetap bagus, Setelah digulung tenunan sebaiknya dibungkus dengan kain yang lembut agar tenunan tidak rusak.

Tetapi jika kain tenun sudah berupa pakaian, gantung pakaian dengan hanger dan simpan didalam lemari yang sudah diberi kamper agar terhindar dari kutu atau ngengat.

Demikianlah informasi tentang cara merawat kain tenun ikat agar selalu tetap awet dan tahan lama. Dalam merawat kain tenun ikat perlu memerhatikan beberapa hal antara lain: tahap mencuci dan tahap penjemuran dan tahap penyimpanan. Semoga informasi tersebut bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita tentang kain tenun ikat. Semoga bermanfaat dan Terima kasih.

 

Bagikan informasi tentang Ingin Koleksi Pakaian Tenun Anda Tetap Awet dan Tahan Lama, Lakukan 8 Langkah Mudah Ini! kepada teman atau kerabat Anda.

Ingin Koleksi Pakaian Tenun Anda Tetap Awet dan Tahan Lama, Lakukan 8 Langkah Mudah Ini! | GriyaTenun.com

Belum ada komentar untuk Ingin Koleksi Pakaian Tenun Anda Tetap Awet dan Tahan Lama, Lakukan 8 Langkah Mudah Ini!

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
OFF 26%
Pesan Langsung
Kain Tenun Rangrang – RR 003

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

tenun rangrang RR 003 Rp 100.000 Rp 135.000
Ready Stock / RR 003
Rp 100.000 Rp 135.000
Ready Stock / RR 003
OFF 17%
Pesan Langsung
Kain Tenun Blanket Toraja – BK 007

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Tenun Blanket Toraja BK 007 Rp 120.000 Rp 145.000
Ready Stock / BK 007
Rp 120.000 Rp 145.000
Ready Stock / BK 007
OFF 15%
Pesan Langsung
Kain Tenun Kamen – KM 007

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Tenun Kamen KM 007 Rp 72.000 Rp 85.000
Ready Stock / KM 007
Rp 72.000 Rp 85.000
Ready Stock / KM 007
SIDEBAR