# Menyediakan Aneka Kain Ikat Khas Kota Jepara Mulai Dari Tenun Baron, Tenun Troso, Tenun Blanket, Tenun Lurik Dan Masih Banyak Lagi # Jaminan Bahan Dasar Tenun berkualitas Premium, Elegant Namun tetap memiliki harga yang terjangkau.
Beranda » Artikel Terbaru » 3 Fungsi Kain Tenun Endek Khas Bali Dalam Kehidupan Manusia

3 Fungsi Kain Tenun Endek Khas Bali Dalam Kehidupan Manusia

Diposting pada 5 June 2018 oleh Marcute | Dilihat: 593 kali

3 Fungsi Kain Tenun Endek Khas Bali Dalam Kehidupan Manusia

Fungsi Kain Tenun Bali – Pakaian adalah hasil budaya manusia. Maka dari itu, fungsi atau kegunaan pakaian tidak melulu sebagai penutup tubuh semata, namun juga mengandung unsur-unsur budaya dan lainnya. Tak terkecuali Wastra atau Kain Tenun Endek. Kain ini dipergunakan masyarakat bali bukan hanya dalam keseharian saja, namun juga dalam acara-acara penting, Adat dan Keagamaan. Aspek-aspek fungsionalnya jauh lebih kompleks dari sekedar pelindung tubuh semata.

Kain, atau sering disebut wastra dalam bahasa Bali, dalam bentuk tenunan, adalah salah satu yang mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Bali. Selain merupakan mata pencaharian pokok bagi sebagian penduduknya, kain tradisional ini juga merupakan bagian dari identitas mereka sebagai manusia. Sebut saja Kain Tenun Endek, kain ikat tradisional ini memiliki sebutan yang beragam berdasarkan wilayah/daerah asalnya. Misalnya: Kain Tenun Endek dari Kabupaten Gianyar disebut sebagai Endek Gianyar, dari daerah Klungkung disebut sebagai Endek Klungkung, dll. Jadi dalam sebuah Kain Tenun Endek terkandung berbagai unsur, baik unsur budaya, pesona maupun prasarana. Dan bermacam aspek, baik aspek sosial maupun ekonomi.

fungsi kain tenun endek bali

fungsi kain tenun endek bali

Unsur budaya pada Kain Tenun Endek terdapat pada gagasan/ide dan nilai luhur yang terkandung dalam kain ikat tradisional ini. Sedangkan unsur pesona merupakan ketrampilan pengrajin atau seniman dalam mendesain dan membuat kain tradisional ini. Lalu unsur pra sarana adalah meliputi alat-alat yang digunakan dalam proses pembuatan kain tenun itu sendiri.

Aspek sosial yang terkandung dalam Kain Tenun Endek dapat terlihat pada keseharian masyarakat Bali sendiri pada interaksinya dengan kain ini. Ataupun saat upacara adat atau keagamaan berlangsung. Sedangkan aspek ekonomi kain tenun ini, seperti sudah dijelaskan sebelumnya, yaitu karena sebagian masyarakat Bali sampai detik ini menggantungkan hidupnya dalam mencari nafkah dengan melakukan kegiatan menenun yang sudah diwariskan secara turun temurun.

Berikut ini kami jabarkan pula kegunaan atau aspek fungsional dari Kain Tenun Endek disertai berbagai macam penjelasannya, yaitu:

1. Kegunaan Dalam Keseharian

Awalnya Kain Tenun Endek adalah kain yang hanya boleh dipergunakan atau dipakai oleh kalangan tertentu saja, yaitu kalangan orang tua dan para bangsawan. Namun sejalan dengan perkembangannya, kain tenun ini mulai dipergunakan atau dipakai dalam upacara besar keagamaan, sembahyang ke pura, bahkan seragam kantor.

Masyarakat Bali dikenal sebagai masyarakat yang tidak dapat terlepas dari upacara adat. Dari matahari muncul sampai tenggelam, orang Bali terikat menjalankan kegiatannya. Begitulah siklus hidup masyarakat Bali. Upacara adat ataupun keagamaan tesebut adalah hal yang dianggap sakral, termasuk peranti dalam menjalankannya, dalam hal ini Kain Tenun Endek. Kain Tenun Endek dengan motif tertentu hanya diperbolehkan untuk upacara-upacara adat atau kalangan tertentu.

Pada jaman modern ini, Kain Tenun Endek sudah meluas penggunaannya pada berbagai kalangan. Kain tenun ini sudah dipergunakan sebagai bahan seragam, baik pada instansi swasta maupun pemerintah. Selain itu juga dipakai sebagai bahan dasar berbagai macam produk kerajinan, seperti tas, kipas, dll. Banyak pula ditemukan Kain Tenun Endek dipergunakan sebagai alat dalam dekorasi ruangan.

2. Kegunaan Dalam Sosial Budaya

Terdapat berbagai ragam dan jenis Kain Tenun Endek di Bali. Pada jenis-jenis Tenun Endek tersebut kadang mempunyai fungsi atau peranan yang berbeda-beda. Bahkan Motif yang berbeda mempunyai peranan yang berbeda pula. Sebagaimana kita tahu, di Bali, kain tidak hanya dipakai sebagai penutup tubuh atau pakaian saja. Namun kain juga digunakan untuk menghias tempat-tempat upacara di pura, rumah maupun di pusat desa. Masyarakat Bali mempercayai ada kain tertentu yang dapat berfungsi sebagai penolak bala, misalnya kain tenun endek asli seperti endek gringsing, endek cepuk dan endek bebali. Contoh upacara yang menggunakan kain bebali sebagai unsur ritualnya adalah upacara nelu bulanan dan ngaben. Kain endek bali juga biasa digunakan dalam pementasan kesenian tradisional.

Ada pula yang menyebutkan bahwa beberapa jenis ragam hias Tenun Endek memiliki fungsi sebagai penangkal bahaya wabah penyakit atau kematian. Kepercayaan tersebut diyakini secara turun temurun. Contohnya adalah motif Gringsing Isi dan Sanan Empeg adalah dua diantaranya. Kain Tenun Endek bermotif gringsing diyakini dapat digunakan sebagai penangkal wabah penyakit. Apabila digunakan sebagai penangkal (pasikepan) tidak harus dipakai kamben, namun bisa juga dalam bentuk kain sobekan kecil. Asalkan sobekan tersebut tepat pada bagian motif yang disakralkan.

Dari tinjauan aspek sosialnya, Kain Tenun Endek dipergunakan sebagai pakaian atau penutup tubuh sehari-hari masyarakat Bali. Tenun ini juga dapat dipergunakan sebagai simbol ikatan tali persaudaraan (menyama braya) dan cindera mata kepada teman maupun kerabat. Bahkan dalam lingkungan masyarakat sekitar kain tenun ini juga dipinjamkan antar tetangga. Jadi jalinan Tenun Endek tidak hanya sebatas bentuk kain semata namun juga jalinan sosial masyarakatnya.

Dari tinjauan aspek budayanya, Kain Tenun Endek adalah kain yang dipergunakan dalam banyak upacara-upacara penting adat dan keagamaan masyarakat Bali. Sebagaimana diketahui, terdapat 5 jenis upacara keagamaan penting di Bali, atau sering disebut sebagai Panca Yadnya. Yaitu: Dewa Yadnya, Pitra Yadnya, Manusa Yadnya, Rsi Yadnya dan Butha Yadnya.

Dewa Yadnya adalah upacara-upacara kepada manifestasi Tuhan. Pitra Yadnya adalah upacara untuk roh leluhur, baik berupa kematian maupun penyucian. Manusa Yadnya adalah upacara siklus hidup manusia dari masa kehamilan sampai menikah. Rsi Yadnya adalah upacara untuk pentasbihan seorang pendeta. Sedangkan Butha Yadnya adalah upacara yang diadakan untuk butha dan kala atau roh pengganggu manusia.

3. Kegunaan Dalam Ekonomi

Sebagian masyarakat Bali sampai detik ini menggantungkan hidupnya dalam mencari nafkah dengan melakukan kegiatan menenun yang sudah diwariskan secara turun temurun. Nah, di mata masyarakat internasional, warisan budaya memiliki daya tarik tersendiri apalagi di tengah kemajuan teknologi saat ini. Nilai-nilai sejarah dan budaya yang mengakar kuat secara tradisional sangat dihargai oleh konsumen mancanegara, khususnya konsumen Eropa dan Amerika. Oleh karena itu, pemasaran Kain Tenun Endek akan lebih optimal apabila dijual sebagai kain yang mempunyai nilai sejarah dan budaya masyarakat Bali. Bukan hanya sekedar sebuah kain yang bagus hasil sebuah karya seni semata.

Dukungan pemerintah terhadap produksi Kain Tenun Endek juga tak dapat dikesampingkan. Kain ini mengalami percepatan dalam produksinya. Misalnya pada tahun 1985-1995, proses produksi Kain Tenun Endek sudah mulai menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Kemudian sejak tahun 2011 kain ini mulai dipopulerkan sebagai bahan seragam. Selanjutnya hingga sekarang bahkan terdapat Event untuk memilih putra/putri Duta Endek yang diselenggarakan secara berkala. Selain itu pemerintah juga mewajibkan para PNS-PNS Pemkot Denpasar untuk mengenakan baju berbahan Endek setiap minggunya. Selain itu juga mewajibkan masyarakat menggunakan pakaian berbahan Endek pada momen-momen tertentu. Semua hal tersebut memperlihatkan bahwa industri kain endek yang sekarang, tidak hanya produk warisan budaya, namun juga mampu membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal sekaligus melestarikannya.

Bagikan informasi tentang 3 Fungsi Kain Tenun Endek Khas Bali Dalam Kehidupan Manusia kepada teman atau kerabat Anda.

3 Fungsi Kain Tenun Endek Khas Bali Dalam Kehidupan Manusia | GriyaTenun.com

Belum ada komentar untuk 3 Fungsi Kain Tenun Endek Khas Bali Dalam Kehidupan Manusia

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
OFF 20%
Pesan Langsung
Kain Lurik LR 002

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Kain Lurik LR 002 Rp 140.000 Rp 175.000
Ready Stock / LR 002
Rp 140.000 Rp 175.000
Ready Stock / LR 002
OFF 17%
Pesan Langsung
Kain Tenun Blanket Halusan – BK 014

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Tenun Blanket Halusan BK 014 Rp 120.000 Rp 145.000
Ready Stock / BK 014
Rp 120.000 Rp 145.000
Ready Stock / BK 014
OFF 26%
Pesan Langsung
Kain Tenun ReMoven RMN004

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 145.000 Rp 195.000
Ready Stock / RMN004
Rp 145.000 Rp 195.000
Ready Stock / RMN004
SIDEBAR